Varian Mu Buat Pemerintah tidak Buru-Buru Buka untuk Wisman

Penerbangan internasional hanya dibuka di dua bandara saja semasa PPKM berjalan.

REPUBLIKA. CO. ID, sebab Dian Fath Risalah, Rahayu Subekti, Dedy Darmawan Nasution, Antara

Antisipasi masuknya varian baru Covid-19 ke Indonesia dilakukan dengan pemisahan perjalanan bagi penumpang global. Pengawasan di pintu negeri diharapkan bisa mencegah varian Mu menyebar di Negara.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia memastikan pengawasan pelaku perjalanan dari luar kampung terus dilakukan. Para pelaku perjalanan luar negeri, kata pendahuluan Nadia, harus melakukan penjagaan sequencing guna mengantisipasi masuknya varian baru virus Covid-19 ke Indonesia termasuk varian Mu.

Kementerian Kesehatan juga selalu melakukan koordinasi dengan instansi-instansi terkait dalam rangka penjagaan di pintu-pintu masuk negara Republik Indonesia. “Pengawasan dalam pintu negara terus dikerjakan, surveilans varian juga terus kami lakukan, ” kata pendahuluan Nadia, Selasa (14/9).

“Selama ini, awak selalu mengimbau agar pintu-pintu masuk ke Republik Indonesia seperti bandar udara, pangkalan laut internasional untuk langsung memperketat prosedur skrining serta prosedur pengawasan masuknya pelaku perjalanan internasional, ” tambah Nadia.

Saat ini, pemerintah fokus pada tujuh negara asal pelaku perjalanan yang catatan nyata Covid-19 nya tinggi pada saat datang ke Indonesia, jarang lain Arab Saudi, Malaysia, Uni Emirat Arab, Korea Selatan, dan Jepang, Turki dan Singapura. Pemerintah pula memantau pelaku perjalanan asing negeri seperti WNI yang baru kembali dari Kolombia, Ekuador, maupun negara-negara dengan mengumumkan sudah ada penyaluran varian Mu di negaranya.

Juru Kata Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengatakan, saat ini masih menunggu aturan detil dari Satgas Penanganan Covid-19 mengenai kebijakan tersebut pra mengaturan regulasi teknisnya. “Nanti itu akan diatur di SE Satgas Penanganan Covid-19, ” kata Adita.

Adita memastikan nantinya perjalanan internasional hanya dibuka di dua bandara selalu yaitu Soekarno-Hatta Tangerang dan Sam Ratulangi Manado. Sementara untuk pelabuhan hanya dalam Batam dan Nunukan.

“Dua bandara & pelabuhan itu untuk menjadi pintu kedatangan pekerja migran Indonesia. Yang lain melayani domestik saja, ” jelas Adita.

Era ini Kementerian Dalam Kampung sudah menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 42 Tahun 2021 mengenai PPKM Level 4, Level 3, dan Level 2 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali. Dalam hukum tersebut terdapat regulasi penyekatan pintu masuk perjalanan penumpang internasional.

Di Inmendagri tersebut ditetapkan kesempatan masuk udara untuk penjelajahan internasional hanya melalui Bandara Soekarno-Hatta dan Sam Ratulangi. Lalu pintu masuk laut hanya Pelabuhan Batam serta Nunukan. Selanjutnya, pintu masuk darat internasional hanya mencuaikan pos lintas batas negeri (PLBN) Aruk dan Entikong.

Sebelumnya, Gajah Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar pandjaitan mengatakan para pendatang dari mancanegara wajib PCR 3 kali dan melakukan karantina selama delapan hari. Petunjuk tersebut berlaku sampai pertimbangan selanjutnya yang dilakukan pemerintah.

Untuk tersebut, Luhut memastikan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali untuk sementara tidak melayani penerbangan internasional. “Untuk dalam Bali kita lihat dulu sepekan dua pekan kelak kondisinya seperti apa, ” ujar Luhut, Senin (13/9) malam.

Pengetatan perjalanan internasional tersebut serupa sebagai langkah untuk mengantisipasi masuknya varian baru Covid-19. Khususnya varian Mu, Lambda, dan C. 1. 2 yang sudah ditemukan pada sejumlah negara.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI menekankan betapa pentingnya tes entry dan exit untuk pendataan pendatang dari luar negeri. Ulangan tersebut untuk memastikan tak ada varian baru dengan masuk.

Sebab, lanjut Budi, masih banyak ditemukannya pelaku perjalanan dengan positif Covid-19 saat muncul di Indonesia. Ia biar menegaskan, pemeriksaan (testing) buat pintu-pintu masuk dari tanah dan laut, terutama yang menjadi tempat banyak cerai-berai lintas diperketat.

“Contohnya, kalau di tanah itu ada pintu mengakar kedatangan di Motaain, Kupang, kemudian juga Kalimantan Melahirkan karena banyak masuk lantaran Malaysia, ” tegasnya. “Sedangkan di pintu masuk laut juga harus segera kita perbaiki, terutama Nunukan, Tarakan dan Batam yang banyak masuk di sana. Kita juga nanti akan memonitor pintu masuk dari Dumai dan juga di Cilacap, ” sambungnya.