Tidak Bawa Surat Hasil Rapid, Wisatawan Puncak Putar Balik

Tidak Bawa Surat Hasil Rapid, Wisatawan Puncak Putar Balik

Banyak wisatawan dari luar Bogor tidak bisa menunjukkan hasil rapid test antigen.

REPUBLIKA. CO. ID,   BOGOR — Aparat gabungan Satgas Covid-19 Kabupaten Enau mulai melakukan razia terhadap para wisatawan yang hendak masuk ke kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Razia tersebut berkaitan dengan peraturan hangat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor buat para wisatawan agar membawa tulisan hasil tes rapid antigen bila ingin berwisata ke wilayah Kabupaten Bogor.

Kasatpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah mengucapkan, peraturan terbaru itu tertera dalam surat Bupati Bogor Nomor 423/Covid-19/Sekret/XII/2020, yang sifatnya menyesuaikan dengan kebijaksanaan Jawa Barat dan Jakarta.

“Ini hari prima kita melakukan razia gabungan, pantas surat edaran bupati jika umum luar daerah tidak bisa membuktikan surat hasil rapid test antigen, agar terlebih dulu membuat tulisan tersebut, ” katanya di tempat operasi gabungan di Simpang Gadog, Kamis (24/12).

Agus mengatakan, Satgas Covid-19 melakukan razia secara seremtak di beberapa titik dalam Kabupaten Bogor, tidak hanya di kawasan Puncak saja. Razia tersebut, akan dilakukan pada libur lama hari raya Natal ini akan berlangsung sampai 27 Desember 2020. Kemudian akan dilanjutkan lagi di dalam 31 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021.

“Razia kali ini dilakukan secara random (acak) kepada pengendara mobil yang akan menuju ke Puncak Bogor. Kita lakukan hanya sampai 27 Desember saja pada libur Natal kala ini, tapi akan dilanjut sedang pada 31 Desember sampai 3 Januari pada libur tahun gres, ” imbuhnya.

Sejak dimulainya razia pada pagi hari, penuh wisatawan dari luar daerah Bogor yang hendak masuk ke wilayah Puncak tidak bisa menunjukkan buatan rapid test antigen. Setidaknya, prawacana Agus, ada puluhan kendaraan yang pengendara serta penumpangnya kedapatan tak bisa menunjukkan surat hasil ulangan rapid antigen. Sehingga, pihaknya dengan tegas meminta mereka untuk memutarbalik.

“Ada puluhan, tapi kami juga memberikan pemahaman kepada asosiasi, jika mau berlibur ke kawasan Puncak Bogor agar melakukan test rapid antigen. Karena itu ialah kebijakan terbaru yang wajib semasa natal dan tahun baru ini, ” jelasnya.

Selain tersebut, Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor pula menawarkan para wisatawan atau kelompok yang belum mempunyain surat buatan tes rapid antigen untuk menyelenggarakan tes di posko Satgas Covid-19. Meski demikian, jumlah yang disediakan hanya terbatas.

Satgas Covid-19 juga telah berkordinasi dengan kepala Perhimpunan Hotel dan Restoran Nusantara (PHRI) Kabupaten Bogor, dan tempat-tempat wisata untuk lebih ketat lagi dalam menerima tamu untuk terlebih dahulu dianjurkan menunjukkan surat hasil rapid antigen.

“Alhamdulillah PHRI juga sudah bekerja sama dengan kita, agar menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat, dan kalau ada yang mau nginap mereka mewajibkan untuk menunjukkan surat tersebut, ” tuturnya.