Tergelincir Perang, Menteri Pertahanan Armenia Mundur

Tergelincir Perang, Menteri Pertahanan Armenia Mundur

Tonoyan tunggal menduduki posisi Menhan Armenia semenjak Mei 2018.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Menteri Pertanahan Armenia, Davit Tonoyan telah mengajukan pengunduran dirinya, pada Jumat (20/11).   Pengunduran diri Tonova itu terkait kekalahan Armenia dalam perseteruan perebutan wilayah dengan Azerbaijan.

Setelah beberapa pekan militer Armenia berperang mempertahankan wilayah dalam Nagorno-Karabakh, pertempuran harus diakhiri dengan penandatanganan perjanjian damai yang ditengahi Russia. Dalam perjanjian tersebut terlihat Armenia sangat dirugikan, karena kudu menyerahkan wilayah yang diduduki warga Armenia ke Azerbaijan.

Tonoyan sendiri menduduki posisi Menhan Armenia sejak Mei 2018. Sesudah penandatanganan penjanjian tersebut, warga Armenia di Yerevan mengungkapkan kekecewaannya kepada pemerintah Armenia yang tunduk menganjurkan wilayah di Nagorno-Karabakh setelah bertambah dari 30 tahun dicaplok warga Armenia.

Dengan situasi saat ini, Pemerintah Armenia di bawah Perdana Menteri Nikol Pashinyan berada di bawah tekanan buat mundur. Setiap hari ribuan demonstran menuntut dia meletakkan jabatan menyusul penandatanganan gencatan senjata yang mengamankan kemajuan teritorial Azerbaijan di Nagorno-Karabakh setelah enam minggu pertempuran.