Seruan Gas Elpiji di Ambon Mendarat

Seruan Gas Elpiji di Ambon Mendarat

Penurunan daya beli membuat permintaan gas elpiji menimbrung turun.

REPUBLIKA. CO. ID, AMBON — Pimpinan PT Pemantik Sumber Pratama (PSP) Andre Talahatu mengakui permintaan gas elpiji di Kota Ambon maupun beberapa daerah di Maluku yang selama ini menjelma konsumen mengalami penurunan.

“Permintaan turun, terutama dari perhotelan, restoran, dan sejumlah gerobak jajanan. Sudah jarang yang membeli, ” katanya, di Ambon, Sabtu (13/6).

Andre mengatakan dirinya tetap semangat, serta memahami iklim dan situasi sekarang ini, pada mana banyak orang merasa kecil keluar rumah akibat pandemi Covid-19.

Terkait stok elpiji, ia meyatakan cukup banyak. Makin sekarang ini sedang dilakukan pengungkapan di pelabuhan Ambon sebanyak satu. 137 tabung gas yang jadi dipasarkan.

Dia mengutarakan, sekarang permintaan dari pelanggan panti tangga masih tetap normal, tidak ada masalah.

“Pokoknya yang terasa sangat turun tersebut permintaan dari perhotelan, restoran, serta gerobak jajanan di jalan umum mereka ini pulang kampung, ” ujarnya.

Dia memasukkan, yang pasti stok elpiji pada gudang perusahaannya cukup banyak. Apalagi setiap minggu terjamin pemasokan dibanding Surabaya sesuai permintaan.

sumber: Antara