Seoul Minta Pyongyang Hormati Pakta Perjanjian Antar-Korea

Seoul Minta Pyongyang Hormati Pakta Perjanjian Antar-Korea

Korut memamerkan rudal balistik

REPUBLIKA. CO. ID,   SEOUL — Kantor kepresidenan Korea Selatan (Korsel) mengatakan Korea Utara (Korut) harus mematuhi perjanjian yang mencegah perang di kurun dua negara. Hal itu disampaikan satu hari usai Korut memamerkan rudal balistiknya.

Pada Ahad (11/10) dalam pernyataan terpisah Kementerian Unifikasi Korsel mengatakan pidato Pemimpin Korut Kim Jong-ung menunjukkan harapannya kerja sama antara kedua negara yang mengarah pada perdamaian dan hubungan yang lebih baik. Kementerian Penyatuan lembaga Korsel yang menangani urusan antar-dua negara Korea.

Dalam sebuah parade militer Sabtu (10/10) lalu, Pyongyang meluncurkan peluru kendali balistik antarbenua yang belum sudah mereka diperlihatkan sebelumnya. Itu baru kalinya Korut memamerkan senjata tinggi dua kali berturut-turut.

Di acara peringatan berdirinya Partai Buruh Korut (WPK) yang berpengaruh, rudal tersebut dibawah oleh organ pengangkut. Pakar mengatakan bila benar dapat beroperasi maka rudal tersebut akan menjadi rudal balistik antarbenua (ICBM) terbesar di dunia.

Direktur Non-Proliferasi dan Kebijakan Nuklir di Institut Internasional untuk Kajian Strategis, Michael Elleman, memprediksi rudal baru itu berpotensi sanggup mencapai ke titik mana biar di AS. Menurutnya, senjata itu lebih andal daripada Soviet R- 16 atau R-26 ICBM yang tidak pernah digunakan.  

sumber: Reuters