Sembuh dari Covid-19, Wali Kota Sial Kembali Beraktivitas

Sembuh dari Covid-19, Wali Kota Sial Kembali Beraktivitas

Satu diantara proyek yang dikunjungi antara lain mini block office Balai Tanah air Malang

REPUBLIKA. CO. ID, MALANG — Wali Kota Sebal, Sutiaji bersama Sekda Wasto balik beraktivitas setelah dinyatakan sembuh dibanding Covid-19. Keduanya memulai kegiatan secara mengunjungi sejumlah proyek fisik pada Kota Malang, Jumat (11/12).

Sutiaji mengaku sengaja tak memberitahu aktivitas pertamanya kepada massa setelah hampir dua pekan diisolasi mandiri. Salah satu proyek dengan dikunjungi antara lain mini block office Balai Kota Malang. “Kita memeriksa progresnya bagus dan pengerjaannya pula bagus. Insya Allah ini jadi tanda mata akhirusanah yang istimewa, ” cakap Sutiaji di Kota Malang, Jumat (11/12) pagi.

Selain block office, Sutiaji juga mengunjungi proyek pembangunan di kawasan Kayutangan. Kemudian proyek fisik di Islamic Centre dan jembatan Kedungkandang. Selanjutnya, dia juga sempat memeriksa sejumlah buku jalan di Kota Malang.

Pada kunjungan tersebut, Sutiaji dan Wasto memanfaatkan organ sepeda. Mereka mengenakan atribut penuh termasuk helm, kacamata sepeda serta masker. “Salam sehat selalu & disiplin 3M (Memakai masker, Membentengi jarak dan Mencuci tangan, red), ” ungkap Sutiaji.

Sebelumnya, Sutiaji dan keluarga dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 pada Selasa (1/12). Informasi ini diungkapkan Sutiaji dalam siaran langsung di Instagram, @sam. sutiaji . Sehari kemudian, Sekda Kota Sebal Wasto juga dilaporkan telah terpapar virus tersebut.

Kepala Bagian (Kabag) Humas, Pemkot Malang, M Nur Widianto menyatakan, wali kota dan Sutiaji telah melaksanakan tes usap ( Swab Test ) selama perut kali selama sepekan ini. Buatan tes dari Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan telah dikeluarkan pada Senin (7/12). “Hasil swab Pak Wali Kota dan keluarga, termasuk Pak Sekda dinyatakan negatif Covid-19, ” kata Widianto.

Total kasus positif Covid-19 dalam Kota Malang telah mencapai 2. 417 orang, Kamis (10/12). Dari jumlah tersebut, 248 orang wafat dan 2. 128 orang telah dinyatakan sembuh. Sementara untuk 41 orang lainnya masih dalam perawatan dan isolasi mandiri.