Sebanyak Pengendara di Jambi Terjaring Razia Masker

Sebanyak Pengendara di Jambi Terjaring Razia Masker

Sekitar 25 pengendara yang terjaring tidak menggunakan masker.

REPUBLIKA. CO. ID, JAMBI — Sejumlah pengendara di Praja Jambi terjaring razia masker sebab tim gabungan dari Pemerintah Tanah air Jambi, TNI, dan Polri, Senin (8/6).

Razia masker terhadap pengguna jalan tersebut dilaksanakan Pemerintah Praja Jambi, Senin, berdasarkan Peraturan Wali Kota Jambi nomor 21 tarikh 2020 tentang pedoman penanganan Covid-19 di tempat umum atau dunia usaha dan masyarakat dalam pemberlakuan relaksasi ekonomi, sosial dan kemasyarakatan pada masa pandemi  C ovid -19.

“Pada satu tanda penindakan, ada sekitar 25 pengendara yang terjaring tidak menggunakan kedok, ” kata Kepala Dinas Relasi Kota Jambi Saleh Ridho selaku koordinator lapangan.

Pengendara yang terjaring razia masker tersebut di dominasi oleh pengendara roda dua. Bagi pengendara yang terjebak razia harus membayar denda sejumlah Rp50 ribu. Jika tidak sedia membayar denda maka KTP ataupun SIM kendaraan bermotor di tahan oleh petugas.   Uang kompensasi tersebut langsung disetorkan ke simpanan daerah melali petugas layanan pajak BPPRD Kota Jambi yang bersiap di lapangan.

Dengan dilaksanakannya Razia masker dan pemberlakuan denda bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker tersebut, diharapkan klub dapat memahami akan pentingnya penggunaan masker di tengah pandemi  C ovid -19 saat ini.

Razia penggunaan masker tersebut tidak hanya dilaksanakan di jalanan, tetapi juga akan dilaksanakan di sebesar lokasi, diantaranya di pasar-pasar tradisional dan lokasi yang berpotensi menjelma pusat keramaian.

“Satu minggu sebelumnya sudah dilaksanakan sosialisasi terkait penggunaan masker dan bakal dikenakan denda bagi yang tak menggunakan masker, ” kata Saleh Ridho.

Pengendara dengan terjaring razia dan telah membalas denda dapat mengambil SIM atau KTP di posko Gugus Tugas  C ovid -19 Kota Jambi yang terletak di Mako Damkar. Jika da pengendara yang tidak menunaikan denda maka SIM atau KTP akan di tahan.

Tidak hanya itu, tim razia masker daerah itu telah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Kota Jambi untuk tidak mencetak KTP yang telah terjaring razia.

“Ini tim terpadu, dari data yang ada dalam kita, kita koordinasi ke Dukcapil, apabila ada yang membuat KTP baru, maka akan di blacklist, ” katanya.

sumber: Antara