Sarah Essam, Pesebakbola Perempuan Asal Arab Satu-satunya

Sarah Essam, Pesebakbola Perempuan Asal Arab Satu-satunya

Sarah Essam, pesepakbola perempuan asal Arab tunggal di liga profesional Eropa

REPUBLIKA. CO. ID, DUBAI — Sarah Essam menorehkan sejarah karena masa ini menjadi pesepakbola perempuan pokok negara Arab satu-satunya di federasi profesional Eropa. Essam semula tak menyangka karirnya bakal melesat dalam dunia sepakbola.

Essam pindah ke Inggris dari negeri asalnya Mesir pada 2017. Awal niatnya kuliah jurusan teknik di Universitas Derby. Essam iseng mengumumkan tawaran ingin ikut serta ke banyak klub sepakbola perempuan.

Takdir membuat Essam berkarir di tim sepakbola perempuan Stoke City. Pilihan itu tak lengah karena Essam jadi top scorer Stoke dua tahun lalu.

Bagi Essam, sepakbola awal hanya hobi belaka. Essam umum menyaksikan tayangan Liga Champions dalam televisi. Essam juga bermain sepakbola jalanan bersama pria.

“Yang terpenting adalah bekerja berlelah-lelah setiap hari agar kualitas diri bertambah dan belajar dari kelalaian, ” kata Essam dilansir lantaran Arab News pada Kamis (17/9).

Essam yang awalnya canggih kini serius menekuni sepakbola profesional. Ia optimis menatap masa depannya di dunia sepakbola. Apalagi ia menyebut ada sejumlah klub lain yang ingin mendapat jasanya. Essam terbuka pada tantangan baru.

“Siapa yang tahu jadi di masa depan tantangan semakin besar. Saya selalu ingin meningkatkan karir, saya tak suka sepi di tempat, ” ungkap perempuan berusia 21 tahun itu.

Ketika berusia 16 tarikh, Essam pernah gagal masuk skuad timnas sepakbola perempuan Mesir. Masa itu, Mesir turut serta dalam Piala Dunia Perempuan 2016 dalam Kamerun.

Essam kini menantikan kesempatan tampil menggantikan timnas Mesir setelah sederet kemahiran dienyamnya di Liga Inggris. Essam berkesempatan terkenal  di tanah kelahirannya layaknya Mohamad Salah yang mendatangkan kebanggaan bagi rakyat Mesir sudah tampil menawan bersama Liverpool.

“Saya optimis sepakbola rani di Mesir dapat hidup teristimewa karena kami tak pernah partisipasi lagi sejak 2016, ” ucap Essam.