Ratusan Polisi Surakarta Tes Covid-19, Segenap Negatif

Ratusan Polisi Surakarta Tes Covid-19, Segenap Negatif

Ratusan personel menjalani tes cepat di Markas Polresta di Solo, Selasa (5/10).

REPUBLIKA. CO. ID, TUNGGAL — Ratusan anggota Polres Tanah air Surakarta telah menjalani tes lekas dilanjutkan tes usap dengan buatan semua dinyatakan sehat atau minus Covid-19.

“Kami betul bersyukur dari hasil tes lekas hingga tes usap (swab test) yang dilakukan sebanyak 350 anggota semuanya sehat dan negatif Covid-19, ” kata Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai, pada Solo, Rabu (10/6).

Menurut Andy Rifai sebanyak 350 personel anggotanya dilakukan tes segera yang terbagi menjadi dua periode untuk mengecek kesehatan anggotanya dengan terutama sering bertugas atau berinteraksi dengan masyarakat di lapangan.

Namun, kata Andy dari hasil tes cepat tersebut hasilnya yang dikirim ke Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta, sebanyak 11 personel yang dinyatakan reaktif.

“Kami langsung menindaklanjuti untuk anggota yang dinyatakan reaktif tersebut dengan dilakukan tes usap buat mengetahui apakah mereka positif covid atau tidak, namun semua hasilnya dinyatakan negatif Covid-19, ” logat Andy Rifai.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau kepada anggotanya di tengah pandemi Covid-19, langgeng disiplin terkait aturan protokol kesehatan sebagai “vaksin” untuk mencegah penyaluran virus saat bertugas melayani asosiasi.

Apalagi, Pemkot Surakarta, kata Andy Rifai, juga telah memperpanjang status kejadian luar berpunya (KLB) pandemi Covid-19 hingga 22 Juni mendatang. Sehingga masyarakat kudu membiasakan dengan tatanan kehidupan mutakhir agar mata rantai penyebaran mampu terputus.

Bahkan, Pemkot Surakarta telah menerapkan tatanan kesibukan baru sesuai protokol kesehatan bagi masyarakat yang memasuki pasar tradisional, toko modern, pusat perbelanjaan, wadah hiburan dan wisata.

Masyarakat harus memakai masker & melaksanakan perilaku hidup bersih serta sehat (PHBS), cuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun atau menggunakan cairan pembersih tangan beserta menerapkan jaga jarak.

Bahkan, setiap anak, ibu hamil, dan orang lanjut usia berisiko tinggi dilarang memasuki pasar tradisional, toko modem, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, dan tempat wisata. “Masyarakat dilarang melakukan kegiatan berkumpul dan kontak fisik di tempat ijmal, ” katanya.

Sebelumnya, ratusan personel Polres Kota Surakarta Jawa Tengah, menjalani tes lekas sebagai langkah antisipasi pencegahan penyaluran Covid-19 di Markas Polresta di Solo, Selasa (2/6).

Anggota Polresta Surakarta yang melaksanakan tes cepat, antara lain bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban kelompok (babinkamtibmas), tim patroli, satuan berarakan lintas (satlantas), personel yang di lapangan, termasuk para tahanan.

Menurut Kepala Polres Kota Surakarta Kombes Pol Andy Rifai, kegiatan tes cepat anggotanya itu dilakukan sebagai langkah antisipasi sebab anggotanya di lapangan terus dan dalam rangka ikut pencegahan atau membantu Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Solo.

sumber: Antara