Puluhan Pedagang Positif Covid-19, 2 Pasar di Gresik Ditutup

Puluhan Pedagang Positif Covid-19, 2 Pasar di Gresik Ditutup

14 pedagang positif di Rekan Benjeng dan 10 lagi dalam Pasar Krempyeng.

REPUBLIKA. CO. ID, GRESIK — Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, akan memperketat prakata kembali sejumlah pasar rakyat. Pasalnya sejumlah pedagang di sana dikonfirmasi positif Covid-19.

Upaya memperketat awal pasat bertujuan agar penyebaran Covid-19 tidak meluas penyebarannya. Dengan begitu, tidak muncul klaster pasar kaum kedua akibat kesalahan dalam membuka pusat ekonomi tersebut.

“Pasar ditutup sementara sampai zaman yang tidak ditentukan, ” ujar Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto di Gresik, Kamis (18/6).

Dia mengatakan Pemkab Gresik tidak akan mengizinkan pembukaan rekan apabila persyaratan tidak dipenuhi. Syarat yang dimaksud antara lain pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19 & pedagang lain melengkapi surat bahan sehat dari dokter.

Sambari juga mengingatkan tentang daya penularan Covid-19 di sejumlah pasar, seperti Pasar Krempyeng dan Rekan Benjeng. Dia telah meminta Besar Diskoperindag UKM Gresik Agus Budiono jangan terburu-buru membuka pasar sebelum benar-benar aman.

Patuh Sambari, jalan keluar masuk pasar harus dipisah untuk menghindari dampak antarpengunjung. “Antrean pengunjung juga ditata, menyiapkan tempat cuci tangan, serta menempatkan pos kesehatan dengan kaum sarana dan prasarana, ” sekapur dia. Dia juga mendorong Kepala Diskoperindag UKM segera menyosialisasikan Perbup No 22 tahun 2020 mengenai pedoman masa transisi menuju susunan normal baru di Gresik.
                                             
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Gresik menutup dua pasar rakyat dalam wilayah itu karena adanya penyalur yang terkonfirmasi positif yaitu Pasar Benjeng yang terletak di Tempat Bulurejo. Pasar tersebut ditutup setelah temuan 14 pedagang setempat positif terpapar virus corona dan menjadi klaster baru penyebaran di provinsi itu. Ada juga Pasar Krempyeng di Jalan Gubernur Suryo dengan ditemukannya 10 pedagang yang meyakinkan terinfeksi Covid-19.

sumber: Antara