Positivity Rate Covid Sumbar Cetak Rekor Baru, 17, 6 Persen

“Hari ini merupakan kedudukan tersulit kita dalam perkembangan Covid-19, ” kata Jasman.

REPUBLIKA. CO. ID, PADANG — Nilai positivity rate atau patokan sampel terperiksa dengan temuan hasil positif Covid-19 pada Sumatera Barat (Sumbar) dalam Rabu (21/4) terus meningkat menjadi 17, 6 obat jerih. Angka ini menjadi rekor baru dari capaian tertinggi sebelumnya sebesar 16 obat jerih pada Ahad (18/4).

“Hari ini ialah kondisi tersulit kita dalam pertambahan Covid-19. Dari dua. 493 sampel terperiksa dalam laboratorium, terdapat 430 orang yang terkonfirmasi positif terkena atau 17, 6 tip, ” kata Juru Bicara Covid-19 Sumbar, Jasman dalam Padang, Rabu.

Jasman mengatakan, jalan itu sangat mengkhawatirkan sebab akan berdampak pada ketersediaan tempat tidur di vila sakit rujukan yang makin penuh. Dari data dengan ada, lebih dari 50 persen yang terpapar ialah anak-anak yang mengikuti pendidikan.

“Walaupun mereka tanpa gejala dan terlihat sehat-sehat saja, namun mereka berpotensi sebagai menularkan kepada orang lain, ” ujarnya.

Menurutnya, situasi saat ini tingkat kesembuhan harian selalu lebih kecil dari pertambahan kasus membangun. Jumlah pasien yang wafat dunia akibat Covid-19 meningkat tajam.

Jasman mengungkapkan, tingginya penyaluran Covid-19 di Sumbar dimulai akhir Maret 2021 datang sekarang. Kalau tidak segera dilakukan berbagai tindakan antisipasi dikhawatirkan penyebaran virus tersebut semakin masif.

Dalam beberapa kali pertemuan, Gubernur Mahyeldi Ansharullah menegaskan, tim satgas dengan SK-nya telah ada, supaya melaksanakan tugasnya sesuai tupoksi masing-masing dan saling berkoordinasi.

“Satgas kabupaten dan kota harus bergerak cepat melakukan kesibukan tracking dan tracing , meningkatkan testing rate kepada semua kaum sasaran seperti tahun dengan lalu, memberikan sosialiasi serta penegakan Perda No enam Tahun 2020 secara konsisten, ” katanya.

 

sumber: Antara