Penjaga Tangkap Pencuri karena Kemaluan Biaya Berobat Istri

Pencuri jadi menggasak uang tunai, ponsel, dan satu slop rokok.

REPUBLIKA. CO. ID, MATARAM — Negara Kepolisian Resor (Polres) Tanah air Mataram, Nusa Tenggara Barat, menangkap seorang terduga pencuri berinisial SU (35) yang mengaku terpaksa mencuri karena beralasan butuh biaya untuk berobat sang istri. Kelanjutan perbuatannya, SU dikenakan Kausa 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman pidana tujuh tahun penjara.

“Mengakunya terpaksa mencuri karena butuh biaya berobat istrinya yang katanya sakit sebab kena guna-guna, ” kata Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa, di Mataram, Kamis (20/5). Terduga pelaku penyamunan yang kesehariannya bekerja sebagai buruh bangunan itu, taat Kadek Adi, ditangkap berdasarkan adanya laporan korban asal Desa Jeringo, Kabupaten Lombok Barat.

“Dari penelusuran laporannya di lapangan, identitas yang bersangkutan awak dapatkan dan berhasil kami tangkap di rumahnya pada wilayah Jeringo, yang sedang satu wilayah dengan TKP pencurian, ” ujarnya. Pada penangkapannya, polisi mengamankan bahan bukti berupa telepon berpendidikan milik korban. Kemudian, uang tunai senilai Rp 8 juta, dan satu slop rokok yang dicuri dari dalam kios korban, sudah raib.

“Katanya uang sudah dibagi-bagi, tempat dapat jatah Rp 3 juta, ” katanya pula. Kadek Adi mengatakan bahwa ada salah seorang rekannya lagi yang kini masih dalam pengejaran di lapangan. Namun terkait identitas rekannya beraksi pada malam keadaan itu telah dikantongi penyidik.

“Inisialnya JK, identitasnya sudah kami kantongi dan sekarang masih di dalam pengejaran. Perannya sebagai eksekutor, sedangkan JK ini memantau dari luar TKP, ” ujar dia. Kini SU telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penahanan pada Mapolresta Mataram.

sumber: Antara