Pengasuh dan Nakes di Indramayu Terkonfirmasi Positif Covid

Pengasuh dan Nakes di Indramayu Terkonfirmasi Positif Covid

Penderita tersebut kesemuanya memiliki gejala.

REPUBLIKA. CO. ID,   INDRAMAYU — Gugus Tugas Percepatan Pengerjaan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Indramayu balik merilis penambahan tiga kasus terkonfirmasi positif Covid-19, Jumat (2/10). Ketiga pasien tersebut berasal dari dasar profesi yang beragam.

“Penambahan 3 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 itu berasal dari profesi guru, tenaga kesehatan, dan wiraswasta, ” sebutan Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara.

Deden menjelaskan, pasien terkonfirmasi positif Covid berprofesi sebagai instruktur itu bernama REW (43 tahun) dari Kecamatan Lohbener. Yang bersentuhan merupakan pasien Influenza Like Illness (ILI) di Puskesmas Lohbener dengan keluhan demam, batuk pilek dan sakit tenggorokan.

“Dari pemeriksaan swab, yang bersangkutan dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. Pasien saat itu menjalani isolasi mandiri dan kontak eratnya masih kita data, ” kata Deden.

Untuk pasien yang berprofesi sebagai wiraswata, bernama Tn W (49 tahun) dari Kecamatan Losarang. Yang bergandengan adalah pasien RS Bhayangkara Indramayu dengan keluhan tidak enak pranata, demam dan syaraf penciumannya berkurang. Pasien juga memiliki riwayat penjelajahan dari Bekasi karena memiliki jalan di daerah tersebut. Dari buatan swab, yang bersangkutan dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

Sementara tersebut, pasien yang berprofesi sebagai nakes bernama Tn S (39 tahun). Yang bersangkutan merupakan nakes di RS Bhayangkara Indramayu yang bermula dari Kecamatan Losarang. Tidak tersedia riwayat perjalanan yang dilakukannya. “Tn W dan Tn S sudah masuk ruang  isolasi RS Bhayangkara Indramayu. Kita masih lakukan pendataan terhadap kontak erat, ” sirih Deden.

Dengan penambahan tiga kasus baru tersebut, oleh sebab itu total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu hingga Jumat (2/10) mencapai 187 orang. Dibanding jumlah tersebut, sepuluh orang meninggal, 121 orang sembuh dan 56 orang masih dalam perawatan ataupun isolasi.