Nusantara Seri dengan Bangladesh di Catur Asia Online

Nusantara Seri dengan Bangladesh di Catur Asia Online

Tim putra Indonesia untuk sementara menduduki ranking kelima dari 38 peserta.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Tim catur putra Indonesia membekukan seri unggulan kelima tim Bangladesh yang diperkuat tiga Grand Master (GM) pada babak ketiga Asian Online Nations Chess Cup, Sabtu (10/10). Dengan hasil imbang itu, putra Indonesia menduduki ranking kelima dari 38 peserta seusai menerbitkan satu kali seri dan dua kali menang dalam tiga babak yang dimainkan di hari pertama.

Empat posisi teratas kelompok putra sementara diduduki Filipina, Mongolia, Kazakhstan, dan Iran dengan masing-masing menyapu tiga kemenangan di hari pertama.

Menghadapi Banglades, Indonesia sempat unggul 2-1 terlebih dahulu setelah GM Susanto Megaranto yang diturunkan di meja dua menaklukkan IM M Fahad Rahman, sementara Novendra Priasmoro dan Yoseph Taher remis lawan GM Ziaur Rahman dan GM Niaz Murshed.

“Sayang Azarya Jodi di meja empat takluk dari GM Reefat Bin-Sattar dalam permainan akhir yang imbang karena membuat blunder, ” kata manajer tim Indonesia Kristianus Liem.

Sebelumnya, pada babak prima, tim putra Indonesia pada menang telak 4-0 atas Afghanistan.

Menurut Kristianus Liem, perlombaan di babak awal ini tahu diulang karena adanya gangguan teknis. “Terjadi banyak masalah di ronde awal ini baik di servernya maupun para wasitnya. Pertandingan tahu diulang karena banyak salah meja dan salah pilih warna, ” katanya.

Gangguan teknis juga masih terjadi pada babak kedua saat Indonesia menghadapi Yaman. “Panitia masih kesulitan dengan musabaqah online yang menggunakan sistem Swiss yàng lebih ruwet, ” cakap Kristianus Liem.

Secara adanya gangguan teknis tersebut, putaran kedua sempat diulang ketika pertandingan baru berjalan beberapa langkah karena lawan yang muncul adalah melayani yang sama seperti babak mula-mula. “Beruntung para pecatur Indonesia tak terpengaruh dengan situasi tersebut serta berhasil menyapu semua partai dan menang 4-0, ” kata Kristianus.

Pada hari kedua, giliran tim putri Indonesia yang akan bertanding sebanyak tiga sesi, sedangkan Susanto Megaranto dan kawan-kawan akan kembali turun ke gelanggang pada Senin (12/10).

sumber: Antara