Negeri Kurangi Jumlah Proyek Strategis Nasional di 2021

Negeri Kurangi Jumlah Proyek Strategis Nasional di 2021

Tarikh ini menargetkan 12 proyek penting nasional dapat selesai.

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA – Pemerintah melalui Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) menyelenggarakan revisi target penyelesaian Proyek Penting Nasional (PSN) pada tahun depan. Semula, KPPIP menargetkan 38 PSN akan selesai hingga akhir 2021, yang kemudian dikurangi menjadi hanya 34 PSN.

Ketua KPPIP sekali lalu Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Bagian Perekonomian Wahyu Utomo mengatakan, perbaikan dilakukan setelah mempertimbangkan berbagai kejadian. Antara lain, proses uji layak dengan kemungkinan berjalan lebih lama dibandingkan perkiraan awal.

“Semula, kami estimasi ada 38 (PSN selesai tarikh depan), tapi kami lakukan uraian lebih mendalam, melihat prosesnya kaya apa dan mungkin hanya 34 PSN diselesaikan 2021, ” ujarnya dalam Sosialisasi Peraturan Presiden Bagian 109 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Nasional secara virtual, Selasa (8/12).

Wahyu menuturkan, keputusan tersebut diambil setelah melakukan pengkajian balik dan diskusi dengan Kementerian/ Institusi terkait.

Lupa satu program yang kemungkinan tertunda adalah pembangunan bendungan. Wahyu membaca, proses konstruksi bendungan mungkin mampu saja selesai pada Desember 2021. Tapi, proses untuk mendapatkan sertifikasi layak fungsi tetap membutuhkan waktu, sehingga sulit dicapai pada bulan yang sama.

“Inilah yang sebabkan ada kurang proyek PSN yang ditargetkan 2021, namun mungkin agak bergeser dalam tahun berikutnya, ” kata Wahyu.

Tapi, untuk tahun ini, pemerintah tetap menetapkan 12 PSN dapat selesai. Sebesar 11 di antaranya sudah rampung hingga pertengahan November. Misalnya, Bandar Udara Baru Yogyakarta, Kulon Progo, dengan nilai investasi Rp 5, 2 triliun.

Sejumlah kawasan industri seperti dalam Ketapang, Konawe dan Wilmar Serbu juga sudah dinyatakan selesai masa Izin Usaha Industri (IUI) itu keluar.

Wahyu menyebutkan, satu PSN lainnya ditargetkan dapat selesai pada bulan itu. “Mudah-mudahan di Desember ini ada satu lagi PSN selesai jadi 2020 menjadi 12 PSN sempurna, ” ucapnya tanpa menyebutkan PSN yang dimaksud.

Pada 2020-2024, pemerintah menargetkan pendirian 211 PSN yang terdiri dibanding 201 proyek dan 10 rencana. Seluruhnya mencakup 23 sektor secara total nilai investasi lebih sebab Rp 4. 000 triliun. Order dan Program PSN tersebut menggondol pembiayaan yang bersumber dari APBN/ APBD, BUMN, dan/atau Swasta.

Untuk mengakselerasi PSN, pemerintah baru saja menerbitkan Sistem Presiden (Perpres) Nomor 109 Tarikh 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tarikh 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Rencana Strategis Nasional (PSN).

Beberapa materi pokok dan substansi pengaturan ditambahkan dalam Perpres Nomor 109/ 2020, ditujukan buat meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan kerja, sehingga diharapkan mendorong kemajuan ekonomi di daerah dan was-was.

Sejumlah pokok tambahan adalah terkait dengan perizinan PSN, pemberian stimulus kepada PSN (tarif nol persen untuk BPHTB atas PSN), dan PSN kudu mengutamakan penciptaan lapangan kerja.

Daftar PSN itu juga mendapatkan kemudahan-kemudahan lebih lanjut yang diatur dalam Undang Cetakan 11 Tahun 2020 tentang Membikin Kerja serta peraturan-peraturan turunannya.