Mimpi Jadon Sancho yang Jadi Keterangan

Mimpi Jadon Sancho yang Jadi Keterangan

Jadon Sancho telah memiliki koleksi sepatu sepak bola sendiri.

REPUBLIKA. CO. ID,   LONDON — Di usianya dengan baru menginjak 20 tahun, pesepakbola asal Inggris, Jadon Sancho sudah memiliki koleksi sepatu sepak bola sendiri. Bersama Nike, Sancho membuat ladam yang diilhaminya dari daerah asalnya, Kennington, bagian selatan London.

Pemeran Borussia Dortmund ini memberikan detail dengan kata ‘MEGZ’ dan ‘no ball games’ dalam desain “#SE11 4 J@DON” ini. Warna menak dengan corak kotak pun meramaikan sepatu ini.

“Sukar dipercaya, saya memiliki koleksi tunggal bersama Nike, ini benar-benar bersemangat yang jadi nyata. Ini bukan hanya untuk saya, tapi buat semua pemain sepak bola dalam seluruh London yang pernah diremehkan jika mereka tidak akan sudah berhasil, ” kata Sancho dilansir dari laman Goal.

“Setiap kali saya melangkah ke lapangan, hamba mewakili mereka semua. Merupakan sejenis kehormatan dan kebanggaan untuk bisa membawa anak-anak London di tumpuan saya dan merilis koleksi yang bisa dikaitkan dengan mereka, ” katanya.

Dia menyebut sudah menjadi kultur London untuk bermain sepak bola dimana & kapan saja. Sancho menyebut berlaku sepak bola sudah menjadi kebutuhan dan memecahkan jendela sudah menjelma setiap masalah bagi anak-anak London.

Ada kata ‘Sancho Sauce’ dan ‘Vibez’ dengan tertulis berulang kali di sepatunya. Sancho menyebut ada makna tersendiri bagi dua kata itu.

“Sepak bola hannyalah getaran (vibe), itu memberi anda perasaan tidak peduli usia berapa saja, sepak bola tak akan meninggalkan kalian, ” katanya.

Sementara untuk kata ‘Sancho Sauce’, sambil tersenyum Sancho mengecap itu adalah julukannya ketika sedang bermain sepak bola.  

Sancho menjalani musim secara penampilan cemerlang  dengan 20 gol. Dia membawa Borussia Dortmund di posisi kedua klasemen akhir pada Bundesliga.

Mantan pemain Manchester City ini masih punya sisa kontrak tiga musim di Jerman. Namun banyak yang mengkaitkannya dengan klub Liga Premier. Sebut saja Manchester United dengan terus mendekatinya meski selalu ditolak oleh Dortmund.