Kepala Raih Penghargaan karena Perbaikan Korban Terorisme

IHRAM. CO. ID, LASAK — Pemerintah Kabupaten Kepala, Bali, meraih penghargaan pada kontribusi dalam upaya penanganan dan pemulihan korban terorisme dalam rangka Hari Universal untuk Mengenang dan Menyerahkan Penghormatan kepada Korban Terorisme.

“Kami berterima kasih atas penghargaan yang diberikan itu. Tentu penghargaan ini sebagai bentuk penghormatan kepada target terorisme di Badung di mana Badung juga telah membangun monumen Bom Bali, ” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, Senin (24/8).

Ia mengutarakan, di wilayah Bali pernah terjadi peristiwa Bom Bali 1 dan Bom Bali 2 yang lokasi kejadiannya berada di wilayah Kabupaten Badung. Dengan diraihnya penghargaan tersebut, menurut Sekda Teradat Arnawa, pihaknya akan tentu konsisten dalam mendukung pemenuhan hak bagi korban perut peristiwa terorisme di Bali itu.

“Mudah-mudahan kedepan kami dapat silih bersinergi sebagai upaya buat mendorong kepada korban- korban terorisme yang menjadi objek Bom Bali 1 serta Bom Bali 2 jadi bisa hak-hak mereka terpenuhi sebagaimana harapan kami beriringan, ” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Institusi Perlindungan Saksi dan Target Republik Indonesia Hasto Atmojo Suroyo, menjelaskan, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meniti Resolusi 72/165 telah menetapkan 21 Agustus sebagai hari internasional untuk mengenang & memberikan penghormatan kepada target terorisme.

Kejadian itu dilakukan dengan arah untuk menghormati dan menganjurkan dukungan kepada seluruh penyintas terorisme serta menjamin keterpenuhan hak-hak para penyintas.

“Peringatan ini selalu bertujuan untuk negara anggota PBB, organisasi internasional, serta seluruh entitas masyarakat untuk turut mendukung orang- karakter yang terdampak dari kekejaman terorisme, ” katanya.

Ia menambahkan, dalam kesempatan itu, dilakukan pemberian penghargaan kepada tiga badan pemerintah, yaitu Provinsi Jawa Timur, Polda Sulawesi Pusat serta Pemkab Badung Wilayah Bali.

“Yang kami nilai adalah dengan telah banyak berkontribusi pada upaya penanganan dan perbaikan korban terorisme, ” ujar Hasto Atmojo Suroyo.

sumber: Antara