Kemenag Izinkan Asrama Haji Bekasi Siap RS Darurat Covid-19

Kemenag Izinkan Asrama Haji Bekasi Siap RS Darurat Covid-19

SUCI. CO. ID, JAKARTA — Kementerian Agama (Kemenag) memberikan persetujuan dan izin atas permohonan Negeri Provinsi Jawa Barat untuk memanfaatkan Asrama Haji Bekasi sebagai Vila Sakit Darurat bagi percepatan pengerjaan Covid-19.

Permohonan ini tertuang dalam Tulisan Sekda Pemprov Jawa Barat tentang Pengelolaan Rumah Sakit Darurat Covid-19 tertanggal 4 Desember 2020. Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Oman Fathurahman, lantas melakukan pertimbangan kesiapan pemanfaatan asrama haji pada Bekasi, bersama Direktur Pelayanan Haji dalam Negeri Muhajirin Yanis.

“Saya baru saja meninjau kesiapan asrama haji di Bekasi. Sesuai arahan Abu Menag Fachrul Razi, permohonan Pemprov Jawa Barat terkait penggunaan asrama haji sebagai Rumah Sakit Kritis sudah disetujui. Tentu dengan ketentuan yang akan dituangkan dalam bon kesepakatan bersama” ujar Oman pada keterangan yang didapat Republika, Selasa (8/12).

Oman Fathurrahman juga menyebut Kemenag telah membalas surat Pemprov Jawa Barat. Menag menyetujui meminjamkan gedung Asrama Haji Bekasi untuk difungsikan sebagai Rumah Sakit Darurat bagi percepatan penanganan Covid-19.

Menurut Oman, Menteri Agama sejak pokok berkomitmen untuk ikut berpartisipasi aktif dalam setiap langkah percepatan penanganan Covid-19. Kemenag juga telah mengusulkan penggunaan asrama haji sebagai pilihan tempat penampungan/karantina sementara percepatan penanganan Covid-19.

Komitmen itu bahkan dituangkan dalam Surat Edaran Dirjen Penyelenggaraaan Haji dan Umrah No 01010 tahun 2020 tentang Penggunaan Kos Haji sebagai Tempat Penampungan/Karantina Sementara Orang dalam Pemantauan (ODP) dan Pasiden dengan Pengawasan (PDP) pada Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease.   “SE ini sudah diterbitkan sejak satu April 2020. Artinya, sejak awal Kemenag berkomitmen ikut membantu percepatan penanganan Covid-19, ” kata Oman.

Direktur Layanan Haji dalam Negeri, Muhajirin Yanis, menambahkan ada dua gedung yang telah disiapkan untuk difungsikan sebagai rumah sakit darurat. Dia kondisi yang dimaksud adalah layak dan siap pakai.

“Selanjutnya, Pemprov bakal berkoordinasi dengan Kepala Unit Pelaksana Teknis Asrama Haji Bekasi. Segala biaya akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, ” ujarnya.