Jamkrindo Gandeng Baznas Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Jamkrindo Gandeng Baznas Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Dana yang terkumpul ini akan disalurkan kepada masyarakat secara tepat sasaran,

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA–Badan Amil Derma Nasional (Baznas) menerima penyaluran sokongan sebesar Rp 150 juta buatan dari Dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) yang terkumpul dari Bagian Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas PT Jamkrindo untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 di Indonesia.  

“Terima kasih kepada PT Jamkrindo Persero karena memilih Baznas jadi lembaga yang diamanahkan UU 23/2011 untuk pengelolaan dana Zakat, Sedekah, Sedekah dan (Dana Sosial Keyakinan Lainnya) DSKL dari jajaran Komisaris, Direksi dan seluruh karyawan PT Jamkrindo Persero, ” kata Eksekutif Utama Baznas, Arifin Purwakananta,   Kamis (2/7).

Tempat mengatakan, dana yang terkumpul ini akan disalurkan kepada masyarakat dengan tepat sasaran, kepada saudara kita yang benar-benar membutuhkan bantuan di dalam kondisi pandemi ini. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Penjaminan Kredit Jamkrindo, Amin Masudi dan diterima oleh kepala Bagian UPZ Nasional Baznas, Faisal Qosim Lc, di Kantor Pusat Jamkrindo.

Arifin mengatakan, uang yang disalurkan melalui Baznas hendak dikelola untuk berbagai program sandaran termasuk bantuan logistik masyarakat terdampak Covid-19, dan program-program lain pada upaya peningkatan kesejahteraan mustahik.

Dia melanjutkan, dalam pembagian bantuan yang terdampak Covid-19, Baznas menetapkan enam golongan mustahik yang menjadi sasaran dalam menyalurkan tumpuan. Di antaranya Tenaga Pendidik & Dakwah, Usaha Mikro dan Kecil (UMK), buruh informal, buruh sahih, korban PHK, pengangguran, dan klaster lain-lain sesuai hasil asessment tim pelaksana program Baznas.

“Penyaluran ZIS dan DSKL di rangka penanganan Covid-19 dilakukan serasi dengan syariah dan peraturan perundang-undangan, tidak melanggar protokol penanganan Covid-19. Oleh karena itu penyaluran dilakukan dengan push approach, yakni mengunjungi mustahik dan bukan pull approach atau mengumpulkan mustahik yang beresiko melahirkan kerumunan mustahik untuk berebut tumpuan, ” ucap Arifin.

Kepala Divisi UPZ Nasional Baznas, Faisal Qosim mengatakan, bantuan sokongan ini dapat menjadi inspirasi jadi penguat syiar zakat khususnya UPZ di berbagai instansi, BUMN, maupun perusahaan swasta lainnya.   “Menguatkan syiar dakwah zakat dan menyampaikan layanan terbaik kepada muzaki merupakan wujud menjalankan amanah Allah di dalam pengelolaan zakat, ” kata Faisal.