Israel Hukum 32 Tahanan Palestina dengan Mogok Makan

Israel Hukum 32 Tahanan Palestina dengan Mogok Makan

Aktivitas itu dilakukan oleh para benduan sebagai bentuk solidaritas sesama narapidana

REPUBLIKA. CO. ID, YERUSALEM — Otoritas penjara Israel menghukum puluhan tahanan Palestina karena mogok makan. Aksi tersebut dilakukan oleh para tahanan sebagai bentuk solidaritas dengan narapidana dengan mogok makan.

“Sekitar 32 tahanan di Penjara Ofer memulai aksi mogok makan sebagai bentuk solidaritas dengan Maher al-Akhras, yang dirawat di Kaplan Medical Center di Rehovot, ” kata otoritas.

Menurut kaum hak asasi Israel B’Tselem, al-Akhras telah melakukan mogok makan semasa hampir 80 hari sejak ditangkap oleh polisi Israel pada akhir Juli. Otoritas penjara Israel mengucapkan aksi mogok makan tahanan “merupakan pelanggaran aturan”.

“Para tahanan yang berpartisipasi dalam kesibukan dipindahkan ke isolasi dan ditempatkan di sel kosong tanpa logistik apa pun, ” kata mereka.

Al-Akhras ditahan sebab pasukan Israel pada 27 Juli dan ditahan di bawah kecendekiaan penahanan administratif Israel, yang memungkinkan Israel menahan warga Palestina minus dakwaan. Pada Senin, Mahkamah Gemilang Israel menolak untuk membebaskan al-Akhras dan memutuskan untuk menahannya dalam penjara hingga dia menyelesaikan kala hukumannya bulan depan.

Saat ini, sekitar 5. 000 tahanan politik Palestina mendekam pada penjara Israel, termasuk 43 rani, 180 anak-anak, dan 430 tahanan lainnya yang berada di bawah penahanan administratif.

*Ahmed Asmar turut melaporkan dari Ankara

sumber: https://www.aa.com.tr/id/dunia/israel-hukum-32-tahanan-palestina-yang-mogok-makan-/2004911