Greysia Polli Ungkap Rahasia Dominasi Jepang di Sektor Putri

Greysia Polli Ungkap Rahasia Dominasi Jepang di Sektor Putri

Jepang kini sudah mengambil alih posisi yang sempat dikuasi China.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA —  Pebulu tangkis Indonesia Greysia Polii membeberkan faktor yang membuat Jepang benar-benar menjadi lawan yang sulit dikalahkan.  

Greysia mengaku merasakan memang telah terjadi perubahan yang signifikan dalam peta persaingan ganda putri dunia sejak 2012. Kala itu, China masih menjadi tim yang ditakuti dalam berbagai kejuaraan rangup bulu.

Pebulu tangkis nomor delapan negeri itu mengakui bahwa dulu masa menjumpai wakil China, dirinya gampang terintimidasi bahkan gemetar saat mendatangi lapangan.

Namun memasuki tahun 2012, Greysia yang sudah dua kali tampil di Olimpiade (2012 dan 2016) itu bercerita bahwa Jepang kini sudah mengambil alih posisi dengan sempat dikuasi China. Adapun faktor yang membuat mereka berhasil mendobrak dominasi tim Negeri Tirai Bambu itu, menurut dia adalah kegiatan dan kerja keras.

“(Jepang dominan) karena ketekunan dan gaya hidup itu. Background mereka pekerja keras dan nurut. Itu sudah jadi image mereka, ” kata Greysia masa melakukan telewicara di Instagram, Rabu (20/5).

Kekuatan tim Jepang memang kerap beberapa kali menggagalkan upaya Greysia Polii/Apriyani Rahayu untuk bisa terangkat podium.

Pada 2019 misalnya, langkah Greysia/Apriyani dihentikan oleh pasangan Mayu/Wakana di babak penyisihan grup Sudirman Cup. Nasib apes lagi-lagi menimpa mereka pada babak semifinal BWF World Championship oleh pasangan yang sesuai.

Kegagalan juga dialami di China Peduli 2019. Mereka takluk oleh Misaki/Ayaka di perempat final. Langkah Greysia/Apriyani juga harus terhenti di babak penyisihan BWF World Tour Finals 2019 oleh pasangan Yuki/Sayaka.

Kegagalan terus berlanjut di 2020 saat hadir di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia di Manila, Filipina. Greysia/Apriyani dipaksa menyerah dua gim tepat oleh Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

Greysia biar tak menampik bahwa salah mulia senjata tim Jepang memang berharta pada kegigihan mereka saat latihan. Satu-satunya cara menghancurkan dominasi Jepang di ganda putri hanya secara mengubah pola pikir.

“Menurut aku mereka gigih banget dalam latihan dan keseharian mereka, dan itu yang membuat mereka berbeda. Tergantung mindset kita gimana, ” tuturnya.

sumber: Antara