Garut Ikuti Cara Jakarta dalam Mengatasi Covid-19

Garut Ikuti Cara Jakarta dalam Mengatasi Covid-19

Pencegahan penyebaran Covid-19 diprioritaskan di tempat kerja dan pasar.

REPUBLIKA. CO. ID, GARUT — Pemerintah Kabupaten Garut mengadopsi cara DKI Jakarta dalam mencegah penyebaran wabah Covid-19 dengan memprioritaskan tempat kerja dan pasar. Kasus penularan virus dalam Garut terus bertambah dan menetapkan ketegasan dalam menegakkan aturan kesehatan.

“Saya menggunakan teori DKI lah, yang harus diperhatikan tersebut tempat-tempat kerja, pasar dan lain sebagainya, ” kata Bupati Garut Rudy Gunawan kepada wartawan di Garut, Senin.

Ia menuturkan, jajaran aparat penegak patokan disiplin protokol kesehatan di Garut akan terus bergerak agar umum memiliki kesadaran  bersama-sama mencegah transmisi wabah Covid-19. Pemkab Garut, cakap dia, akan lebih tegas menegakkan aturan seperti yang dilakukan dalam Jakarta, yaitu fokus pada penataan keramaian orang di pasar atau tempat kerja agar tidak berkerumun. Selain itu tetap menjaga jeda, serta wajib pakai masker. “Pasar, mal, dan tempat keramaian lainnya di Garut akan diperketat teristimewa pengawasannya, ” katanya.

Ia mengungkapkan, sesuai instruksi negeri pusat dalam mengatasi wabah Covid-19 yaitu melakukan tes usap buat mendeteksi penyebaran virus dengan tumpuan 27 ribu orang. “Selain mendisiplinkan masyarakat untuk selalu pakai masker, cuci tangan dan jaga jangka, kami juga tetap melakukan swab test sebanyak 27 ribu, sekarang anyar menuju20 ribu, ” katanya.

Ia menyebutkan, wabah Covid-19 di Garut masih terjadi, tercatat saat ini sudah mencapai 125 orang tersebar di beberapa kecamatan. Bahkan ada yang satu puak positif Covid-19 dan ada yang sampai meninggal dunia sebanyak 4 orang.

Ia mengirimkan, petugas di lapangan akan terus melakukan razia protokol kesehatan dalam sejumlah titik keramaian sesuai Sistem Bupati Nomor 47 tahun 2020 tentang aturan patuh menerapkan adat kesehatan, salah satunya wajib memakai masker. “Razia terus berjalan jadi prioritas kami dalam mendisiplinkan kelompok untuk menjalankan protokol kesehatan, ” katanya.

sumber: Antara