Frank de Boer Tinggalkan Atlanta United

Frank de Boer Tinggalkan Atlanta United

De Boer adalah pelatih kedua dalam klubAtlanta United.

REPUBLIKA. CO. ID,   ATLANTA — Frank de Boer resmi meninggalkan Atlanta United. Salah satu klub Major League Soccer (MLS) tersebut mengumumkan pada Jumat (24/7). Tim belum mengumumkan siapa yang akan menjadi pengganti pelatih asal Belanda itu dan hanya bakal menunjuk pelatih sementara.

“Atas nama Atlanta United, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Frank atas kepemimpinan dan komitmennya kepada klub, ” kata Kepala Atlanta United Darren Eales, dilansir dari laman ESPN , Sabtu (25/7).    

“Di bawah arahan Frank, klub memiliki musim 2019 yang kuat di MLS dan kompetisi internasional. Setelah mendiskusikannya dengan Frank, keputusan dicapai secara timbal balik. Dengan memimpin dua trofi di musim pertamanya, ia akan selalu menjadi bagian dari sejarah klub, dan secara penghargaan dan penghormatan yang gede kami berharap yang terbaik baginya di masa depan. ” Ujarnya.

De Boer adalah pelatih kedua di dalam klub, dia datang dengan mewakili Gerardo “Tata” Martino setelah guru asal Argentina itu memenangkan Beker MLS 2018 dan secara berturut-turut tampil di tim nasional Meksiko. Di bawah De Boer, tim mengatasi awal yang sulit untuk memenangkan Piala Terbuka AS 2019 dan Piala Campeones 2019.

De Boer dan Atlanta memenangkan dua musabaqah pertama mereka di musim reguler 2020 sebelum penundaan karena pandemi coronavirus. Tapi pembuka itu rusak ketika MVP MLS 2018 Josef Martinez, salah satu pencetak gol paling dinamis di liga, anjlok dengan cedera lutut yang prospek akan membuatnya absen selama sisa tahun 2020.

Ketika permainan dilanjutkan dalam MLS adalah Back Tournament di Orlando, Atlanta kehilangan semua 3 pertandingan grupnya dengan skor 1-0. Dengan De Boer menghadapi pertimbangan keras karena kurangnya kreativitas timnya, dan panggilan untuk perubahan subversif dalam gaya, tim memutuskan untuk melakukan perubahan.

“Saya bersyukur atas jalan yang saya miliki dengan Atlanta United, ” kata De Boer.  

“Melatih di Liga Utama Sepakbola dan tinggal di Atlanta sudah menjadi pengalaman yang indah & tantangan baru yang menarik. Beta tidak akan pernah melupakan pengikut yang luar biasa di sini dalam Atlanta, mereka benar-benar istimewa. Kami ingin berterima kasih kepada para-para pemain, pelatih, dan staf buat semua dukungan mereka, dengan senang hati saya bekerja dengan Kamu semua. ”

Kisah De Boer yang paling sukses sebagai pelatih merupakan saat memimpin Ajax Amsterdam, pada mana ia memenangkan empat membuat liga Eredivisie dari 2010-16. Penghidupan bermainnya juga termasuk sukses pada Ajax dan Barcelona.