Emiten Baru Dapat Stimulus dari BEI

Emiten Baru Dapat Stimulus dari BEI

Megalestari Epack Sentosaraya menjadi emiten pertama yang mendapat stimulus dari BEI.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Bursa Buntut Indonesia (BEI) memberikan stimulus bagi perusahaan yang mencatatkan sahamnya dalam BEI. Stimulus itu berupa pengeratan biaya pencatatan awal saham (ILF).

PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) yang di hari ini, Rabu (1/7), telah resmi tercatat sahamnya di BEI merupakan Perusahaan Tercatat pertama yang memperoleh stimulus pemotongan ILF sejumlah 50 persen.

Penasihat Penilai Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, berharap stimulus yang diberikan Self Regulatory Organization (SRO) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini dapat dimanfaatkan oleh kongsi secara optimal untuk membantu kongsi di tengah era pandemi sekarang.

“Hal ini bertujuan agar pasar tetap optimis secara stabilitas pertumbuhan pasar modal dan sektor keuangan nasional kedepannya, ” kata Nyoman di Jakarta, Rabu (1/7).

Sampai secara 30 Juni 2020, Nyoman mengantarkan, terdapat 22 perusahaan yang berencana akan melakukan pencatatan saham dalam BEI. Adapun sejumlah perusahaan tersebut berasal dari sektor yang beraneka macam.

Nyoman merinci, sebesar delapan perusahaan berasal dari daerah trade, service and investment dan lima perusahaan dari sektor property, real estat dan building construction. Selain itu terdapat tiga perusahaan dari sektor agriculture dan sisanya berasal dari sektor basic industry & chemicals, consumer goods industry, infrastructure utilities & transportation, beserta finance.

Di tepi itu, saat ini terdapat 33 penerbit yang akan menerbitkan 42 emisi obligasi atau sukuk yang berada dalam daftar antre (pipeline) di BEI dengan satu kongsi dapat menerbitkaan lebih dari satu emisi obligasi.