Eksekutor Sadis Terhadap Perempuan pada Bandung Ditangkap

Pelaku bernama Iqbal (22 tahun) kabur ke kediaman neneknya usai mengabulkan aksi keji.

REPUBLIKA. CO. ID, BANDUNG — Pembunuh perempuan yang tewas terbungkus selimut di Sungai Cidurian, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu berhasil ditangkap di Kabupaten Ciamis. Pelaku bernama Iqbal (22 tahun) yang sehari-hari bekerja jual beli kucing suram ke kediaman neneknya usai melakukan aksi kejinya.

“Saya jelaskan bahwa kami Satreskrim Polrestabes Bandung telah mengungkap kasus pembunuhan yang diduga melanggar perkara 338 KUHP. Tersangka Iqbal usia 22 tahun, objek perempuan asal Garut, ” ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung, Jumat (27/8).

Ia menuturkan, modus tata cara pelaku yaitu menghubungi korban melalui aplikasi Michat buat datang ke rumahnya. Objek yang diduga pekerja syahwat komersil (PSK) ini kemudian datang ke rumah pelaku pada Kamis (12/8) dini hari dan terjadi percakapan antarpelaku dan korban.

“Karena tak sesuai dengan rencana tersangka, tidak bisa berhubungan dekat maka korban meminta kekayaan ganti Rp 100 ribu, terjadi cekcok tersangka secara korban kemudian terjadi penusukan berkali-kali terhadap korban dalam TKP, ” ujarnya.

Ia mengatakan, pelaku menusuk korban sebesar 64 kali dengan sembarangan buta. 45 kali dibagian depan dan sisanya dibagian lainnya. Pelaku melakukan situasi tersebut karena naik pitam.

Pascamenusuk korban dengan pisau bagian, pelaku membungkus korban secara selimut dan tali. Selanjutnya, sekitar pukul 18. 30 Wib, tersangka membawa target menggunakan gerobak pasir dengan berada di sekitar wadah kejadian dan langsung mencoret ke Sungai Cidurian dalam depan rumahnya.

“Ketika dimasukan ke gerobak diselimuti dengan sprei disimpan dulu beberapa tanda lalu dibawa ke pedati dibuang ke sungai, ” katanya.

Ia mengatakan, mayat target sempat terbawa arus & akhirnya ditemukan oleh awak pada tanggal 16 Agustus sekitar pukul 09. 00 WIB. Pihaknya sedang meneliti apakah tindakan yang dilakukan pelaku direncanakan atau tak.

Pihaknya juga mengamankan barang petunjuk yang digunakan oleh pelaku di antaranya pisau dapur yang digunakan untuk mematikan. Pelaku terancam hukuman tangsi 15 tahun.