Dr Tirta: Masyarakat Patuh Pakai Kedok Jika Tokoh Konsisten

Dr Tirta: Masyarakat Patuh Pakai Kedok Jika Tokoh Konsisten

Masyarakat meniru orang yang menyosialisasikan pakai masker.

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA — Dokter sekaligus relawan Covid-19 di Negeri dr Tirta Mandira Hudhi mengutarakan kepatuhan masyarakat terhadap penggunaan kedok hanya bisa terwujud apabila tipu atau orang yang menyosialisasikan situasi itu juga konsisten menerapkan situasi yang sama.

“Masyarakat di lapangan akan meniru barang apa yang disampaikan oleh orang yang menyosialisasikan. Namun, bila orang dengan memberikan info atau anjuran sebetulnya tidak konsisten, maka masyarakat tidak akan patuh juga, ” kata dia dalam diskusi daring secara tema suka duka dokter & relawan dalam menyosialisasikan gerakan pakai masker, Sabtu (5/9).

Secara pribadi, dr Tirta mengaku pernah mengalami lagu tersendiri saat foto dirinya viral di sebuah rumah makan minus menggunakan masker. Padahal, sebelumnya dia cukup gencar menyosialisasikan gerakan memakai masker.

Akibatnya, hal tersebut menjadi ikutan buruk bagi dr Tirta dengan selama ini cukup banyak mengampanyekan pencegahan Covid-19 di Tanah Minuman.   “Di sinilah saya tahu dan akhirnya menjaga konsistensi, ” ujar dia.

Sebenarnya, perkataan dia, orang-orang yang mengimbau pakai masker, jaga jarak, mencuci tangan dan protokol kesehatan lainnya dengan tidak langsung adalah guru untuk orang lain.   Pada saat ia telah memberikan edukasi tersebut, maka konsistensinya selalu harus dilaksanakan agar kepercayaan klub tidak pudar.

“Jadi, yang menjadi perkara adalah konsistensi dari yang memberikan edukasi, ” katanya.

Oleh karena itu, konsistensi penggunaan masker tidak mampu hanya dibebankan kepada masyarakat, namun juga bagi tokoh publik atau orang yang memberikan edukasi. I a juga membawa masyarakat  selalu mendukung tenaga kesehatan tubuh yang terus berjuang melawan Covid-19. Sebab, hingga kini masih penuh dijumpai hujatan mengarah pada gaya medis, relawan dan sebagainya dalam penanganan pandemi.

sumber: Antara