Bahadur di Etihad, Chelsea Berhenti Pesta City

Di luar dugaan, Chelsea mampu mencuri lulus pada injury time.

REPUBLIKA. CO. ID,   MANCHESTER — Chelsea tampil impresif zaman bertemu tuan rumah Manchester City pada pekan ke-35 Liga Primer Inggris. The Blues menundukkan the Citizens 2-1 di Stadion Etihad, Manchester, Ahad (9/5) pagi buta WIB.

Sejak menit-menit awal, pertandingan berlangsung sendat. Kedua tim sama-sama menekan tinggi.  

Pada menit kedelapan, City memperoleh peluang perdana. Sepakan Benjamin Mendy, menyamping tipis di samping kanan gawang kubu tamu.

Enam menit kemudian Chelsea mendapat tendangan bebas, mengarah pertahanan tuan rumah. Reece James menjadi algojo. Sayang, upaya sang bek pengaruh, membentur pagar hidup.

Setelahnya perlahan akan tetapi pasti, City menemukan ritmenya. Skuat polesan Josep Guardiola berupaya menguasai bola bagaikan yang biasa mereka lakukan.

Sebaliknya the Blues gencar melakukan intersep, dan menantikan kesalahan kiriman para jugador tuan rumah. Kemudian dengan cepat, bujang asuh Thomas Tuchel meronce serangan balik.

Pasa menit ke-32 Timo Werner sempat membobol tiang City. Namun penyerang asal Jerman itu terperangkap offside ketika menyambut sepakan mendatar James. Angka di tempat tinggal skor belum berubah.

Dalam 15 menit terakhir menjelang turun menelan, pertandingan kembali berimbang. Benteng tamu juga menaikkan besot pertahanannya.

Pada menit ke-43, Chelsea memiliki peluang terbailk lewat plesing Hakim Ziyech. Tersengat status tersebut, City merespons.

Semenit kemudian, Raheem Sterling berhasil membawa tuan rumah memimpin. Belum beristirahat sampai di situ.

Pada injury time babak pertama, City mendapat hadiah penalti. Sayang, Sergio Aguero yang menjadi pengeksekusi, gagal menunaikan tugasnya secara baik.

Ia ingin melakukan tendangan panenka. Namun hal tersebut, secara mudah diantisipasi penjaga tiang the Blues, Edouard Mendy. Skor 1-0 untuk Manchester Biru, bertahan hingga masa.

Usai turun minum, Chelsea langsung tancap gas. Pada menit ke-54, Ziyech melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti. Dengan sigap, Ederson Moraes mengamankan jalanya dari kebobolan.

Sembilan menit kemudian, Ziyech akhirnya berkecukupan membobol gawang Ederson. Setelah mendapat umpan terukur Cesar Azpilicueta, eks winger Ajax Amsterdam itu melakukan tendangan dari jarak dekat, hingga memperdaya kiper lawan.

The Blues menampakkan performa berbeda. Beberapa kala, anak asuh Thomas Tuchel membuat City berada dalam bawah tekanan.  

Pada menit ke-68, Tuchel menarik Kante. Jadi gantinya ia memasukkan Jorginho.

Tiga menit kemudian, Pep melakukan dua pergantian pemain sekaligus. Ia memasukkan Phil Foden dan Ilkay Gundogan, menggantikan Aguero serta Ferran Torres.

Pada menit ke-78, City memiliki peluang mencuaikan penetrasi Gabriel Jesus. Hanya saja, sepakan penyerang asal Negeri brazil itu masih melenceng sebab sasaran.

Setelahnya, dua kali gol Chelsea dianulir wasit. Masing-masing lewat Timo Werner dan pemain pengganti, Callum Hudson-Odoi.

Pada menit ke-86, Foden berkreasi di kotak penalti kubu tamu. Roman, ia gagal membuat majikan rumah kembali memimpin setelah mendapat umpan tarik Gundogan.

Memasuki penghujung babak kedua, pertandingan kian memanas. Guardiola sampai menunjukkan kekesalan di luar lapangan setelah timnya tidak mendapat penalti. Sebelumnya, Sterling dijatuhkan Kurt Zouma di wilayah terlarang.

Di luar dugaan, Chelsea berpunya mencuri gol pada injury time. Marcos Alonso lulus memperdayai Ederson usai memiliki asist Werner.  

Skor 2-1 buat the Blues bertahan mematok laga usai. Perayaan melangsungkan the Citizens kembali tertunda.